Fakta Unik Lubang Hidung Yang Pasti Belum Kamu Tahu  

Hidung adalah salah satu bagian tubuh kita yang sering kita lihat setiap kita bercermin. Namun, mungkin kamu tidak tahu beberapa fakta unik lubang hidung berikut ini. Tidak hanya unik, namun dengan mengetahuinya mungkin kamu dapat merawat tubuh mulai dari hidung.

1. Perbedaan Lubang Hidung

Kita memiliki dua buah lubang hidung, kanan dan kiri, yang mana ternyata fungsinya berbeda. Lubang sebelah kiri merepresentasikan bulan sedangkan lubang sebelah kanan mem presentasikan matahari. Apakah ada pengaruhnya bagi kesehatan? Ternyata ada.

2. Fungsi Lubang Hidung

Fungsi dari lubang hidung sebelah kanan adalah mengeluarkan panas tubuh sedangkan lubang hidung sebelah kiri mengeluarkan dingin dari tubuh. Oleh karena itulah, perlakuan yang berbeda bisa bermanfaat dalam kondisi tertentu.

3. Mengurangi Sakit Kepala

Apabila kaki merasakan sakit kepala, fakta unik lubang hidung ini bisa membantu. Caranya adalah tutup lubang hidung sebelah kanan dan gunakan lubang hidung untuk bernafas selama kurang lebih 5 menit. Sakit kepala yang kamu derita bisa berkurang atau bahkan menghilang.

4. Mengurangi Kecapekan

Manfaat perlakuan pada lubang hidung juga ternyata bisa untuk mengurangi capek. Caranya adalah dengan menutup lubang hidung sebelah kiri dan bernafas menggunakan lubang hidung sebelah kanan. Tak lama, tubuh kamu akan kembali merasa segar dan capek pun hilang.

5. Perbedaan Pada Laki-laki dan Perempuan

Tak hanya berbeda antara lubang hidung kanan dan kiri saja, namun untuk laki-laki dan perempuan jgua berpengaruh pada emosi. Perempuan lebih sering bernafas menggunakan lubang hidung sebelah kiri, sehingga mereka lebih cenderung tenang.

Sedangkan laki-laki bernafas lebih sering menggunakan sebelah kanan dan ini berakibat mereka lebih sering marah. Hal ini sesuai dengan gambaran lubang hidung kanan dan kiri dengan bulan dan mafahari. Itulah beberapa fakta unik lubang hidung yang mungkin kamu belum ketahui.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu merasakan hal yang serupa? Meski sedikit penelitian tentang ini, namun tidak sedikit yang merasakan manfaatnya. Kamu bisa percaya maupun tidak, namun apabila ini berhasil mengurangi pusing atau capek, bisa dipraktekkan saat dibutuhkan.

Mitos atau Fakta Kesehatan Yang Banyak Dipercaya

Menurut penelitian, penyumbang hoax terbesar adalah info kesehatan yang tidak benar. Ini juga seringkali bersumber pada mitos atau fakta kesehatan yang banyak dipercaya. Nah, berikut ini ada beberapa penjelasannya sehingga selanjutnya kamu tidak mudah percaya mitos serupa.

1. Makanan Pedas Penyebab Maag

Mitos ini pada dasarnya merupakan separuh fakta namun juga sebagian merupakan mitos. Penyebab paling banyak atau 2/3 kasus penyakit maag disebabkan oleh bakteri helicobacter pylori. Pedas hanya memperparah mereka yang sudah memiliki maag.

2. Penderita Asma Sebaiknya Tidak Berolahraga

Mitos kedua ini juga tidak sepenuhnya benar atau salah. Seringkali penderita asma dilarang berolahraga, hanya saja untuk olahraga tertentu saja. Beberapa olahraga seperi renang, bersepeda, jalan kaki, dan beberapa lainnya malah dianjurkan agar paru-paru semakin sehat.

3. Para Vegetarian Kekurangan Protein

Vegetarian atau mereka yang hanya makan sayur-sayuran untuk kebutuhan protein sering dianggap kekurangan protein. Apakah ini mitos atau fakta kesehatan? Sebenarnya ini hanyalah mitos karena dengan konsumsi makanan yang cukup dan sesuai mereka tidak akan kekurangan protein,

4. Cokelat dan Gorangan Merupakan Penyebab Jerawat

Hal ini merupakan mitos, karena sebenarnya jerawat juga bisa terbentuk karena faktor hormonal. Sebum, atau minyak pada kulit, dikeluarkan untuk melembabkan kulit. Hanya saja apabila pengeluaran sebum ini terhambat kulit mati, akan terjadi peradangan yang menjadi jerawat.

5. Meretakkan Buku-buku Kuku Menyebabkan Arthritis

Hal ini merupakan mitos karena memang tidak ada penelitian dari keterkaitan keduanya. Jadi mitos yang satu ini sudah jelas, arthritis disebabkan oleh kecelakaan atau degenerasi persendian yang kemudian menjadi arthritis, bukan karena meretakkan kuku.

Itulah beberapa mitos atau fakta kesehatan yang mungkin masih banyak dipercaya hingga saat ini. Harapannya dengan fakta dari mitos diatas, kita bisa lebih selektif dalam menerima berita atau info seputar kesehatan sehingga tidak ikut terbawa dalam arus hoax atau mitos yang bisa saja berbahaya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan pengetahuan atau wawasan yang bermanfaat untuk kamu.