Mitos Gempa Bumi Unik dari Berbagai Legenda

Mitos Gempa Bumi Unik dari Berbagai Legenda

Pada zaman dahulu, orang belum bisa mengetahui secara pasti penyebab gempa bumi karena minimnya instrumen sains dan terbatasnya teknologi yang mereka punya. Mitos gempa bumi pun muncul.

Tentu hal ini disebabkan karena orang zaman dahulu membuat teori dan berasumsi penyebab gempa bumi dengan cerita-cerita megah mengenai pertempuran hewan mistik maupun dewa-dewa.

1. Kemarahan Poseidon – Yunani

Poseidon, dewa lautan memiliki wilayah kekuasaan yang luas dan dia harus menghadapi banyak makhluk-makhluk mistis yang bisa mengancam kedamaian laut.

Dia juga harus menghadapi para perompak untuk menjaga agar para pedagang aman sampai tujuannya. Namun, dalam beberapa perang yang harus dihadapi Poseidon, Poseidon bisa mengamuk.

Amukan Poseidon inilah yang menjadi alasan terjadinya gempa bumi menurut legenda Yunani. Apabila dia mengamuk, dia akan menghantamkan pusakanya yang berbentuk trisula ke dasar laut. Efek dari trisula inilah yang menjadi dasar mitos gempa bumi dan tsunami menurut legenda Yunani

2. Legenda Babi Rusa – Indonesia

Indonesia juga memiliki mitos unik penyebab gempa bumi. Menurut mitos lokal di daerah Sulawesi, bumi sebenarnya berdiri diatas babi rusa raksasa. Apabila babi rusa ini tenang, maka daratan yang ada di bumi pun tenang.

Namun, apabila babi rusa ini merasa gatal, babi rusa ini akan menggosokkan tubuhnya ke pohon palem. Sang babi rusa menggosokkan tubuhnya dengan hebat hingga getarannya terasa di muka bumi.

3. Kebugaran Bumi – Mozambik Kuno

Ada satu mitos unik  dari kaum Mozambik kuno. Mereka beranggapan bahwa bumi itu hidup dan bisa merasakan emosi seperti gembira, sedih dan sakit. Menurut mereka, gempa bumi terjadi apabila bumi sedang merasa demam.

Tak hanya itu, gempa bumi bisa juga disebabkan oleh suasana senang hati bumi. Saking riangnya bumi bisa bergoncang. Tentu unik bukan teman-teman mitos gempa bumi yang satu ini.

Itu tadi adalah tiga mitos penyebab gempa bumi dari daerah yang berbeda di dunia. Masyarakat zaman dahulu tidak memiliki kecanggihan instrumen sains seperti sekarang. Oleh karena itu, mereka memiliki cerita-cerita unik untuk menjelaskan peristiwa alam di sekitar mereka. Tentu menarik bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *