Sejarah Singkat 3 Bidang Ilmu Utama dalam Ilmu Pengetahuan Alam

ilmu pengetahuan alamIlmu pengetahuan alam merupakan rumpun ilmu yang obyeknya adalah benda alam dengan hukum yang pasti dan berlaku dimanapun dan kapanpun. Hal-hal yang dipelajari dari ilmu ini meliputi aspek fisik makhluk hidup serta alam dan sekitarnya. Mengingat obyek yang dipelajari oleh ilmu pengetahuan alam ini adalah obyek yang kongkrit maka hal itu pulalah yang menyebabkan ilmu ini juga dikenal dengan sebutan ilmu pasti. Ilmu Pengetahuan Alam sendiri terbagi menjadi 3 bidang ilmu utama, yaitu :

  • Biologi

Biologi berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Yunani yaitu “Bios” yang berarti hidup dan “Logos” yang berarti ilmu. Ilmu ini sendiri berkembang pada abad yang ke-19 dengan temuan dari ilmuwan mengenai organisme yang memiliki karakteristik pokok. Saat ini, obyek yang dikaji oleh salah satu bidang ilmu pengetahuan alam ini tergolong sangat luas, karena cakupannya adalah semua makhluk hidup yang ada di dunia.

  • Fisika

Fisika juga berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu “Fysikos” yang berarti alamiah dan “Fysis” yang berarti alam. Dengan kata lain, Fisika mempelajari ilmu tentang alam yang memiliki makna paling luas, bukan hanya sekedar makhluk hidup saja yang dipelajari melainkan gejala alam yang tidak hidup dan juga materi yang berada dalam cakupan ruang dan waktu. Ada kalanya Fisika berkaitan erat dengan Matematika, karena teori dari Fisika kebanyakan dinyatakan dalam angka yang identik dengan notasi matematis, hanya saja pada Fisika, yang dipelajari adalah segala hal yang berkaitan dengan dunia material, sedangkan Matematika lebih cenderung mempelajari pola abstrak yang terkadang tidak berkaitan dengan dunia material.

  • Kimia

Kimia berasal dari bahasa Yunani “Khemeia” atau bahasa Arab “Kimiya” perubahan zat. Salah satu bidang ilmu utama dalam ilmu pengetahuan alam ini mempelajari mengenai beragam hal yang berkaitan dengan materi, mulai dari komposisi, struktur, sifat, hingga perubahan dan juga transformasi agar dapat membentuk sebuah materi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *