Penyakit yang Berhubungan dengan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening merupakan kelenjar yang mengandung sel-sel darah putih serta jadi bagian dari sistem imun dan berfungsi melawan infeksi. Kelenjar ini bisa membengkak sebagai respons pada infeksi ataupun penyakit. Selain di leher, pembengkakan ini bisa terjadi pada bagian lain tubuh, misalnya ketiak. Ada beberapa Penyakit Kelenjar Getah Bening seperti ini misalnya:

Gondok

Penyakit Kelenjar Getah Bening pertama. Kelenjar tiroid berbentuk layaknya kupu-kupu, terletak pada leher bagian depan tepatnya ada di depan trakea. Gondok atau juga pembengkakan kelenjar tiroid yang tak normal bisa menyebabkan leher kelihatan membengkak.

Penyakit Kelenjar Getah Bening Gondok ini umumnya menyerang pada wanita dan utamanya yang berusia 40 tahun ke atas namun gondok pada anak juga seringkali ditemui. Pengobatan yang dilakukan sesuai seperti penyebab gondok.

Gondongan

Penyakit Kelenjar Getah Bening selanjutnya adalah Gondongan atau mumps yang merupakan infeksi menular berbahaya disebarkan oleh paramyxovirus. Bengkak pada leher akibat dari pembengkakan kelenjar ludah ialah gejala utama penyakit ini.

Difteri

Penyakit Kelenjar Getah Bening yang ketiga. Bengkak di leher juga bisa menjadi penyakit difteri. Difteri merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh bakteri yang menyerang pada selaput lendir di hidung dan tenggorokan. Umumnya gejalanya terasa 2 – 5 hari setelah terinfeksi. Selain bengkak di leher, gejala lainnya yang mungkin dirasakan demam, sakit tenggorokan, lemas, sakit pada kepala, batuk, ada cairan dari hidung yang berisi darah atau nanah layaknya polip hidung, dan juga sesak napas.