Pemuda ini Sukses Jualan Sandwich dan Pantang jadi Karyawan

Bagi mereka yang baru lulus kuliah biasanya akan lanjur mencari kerja. Berharap bisa bekerja di perusahaan besar dengan gaji yang tinggi. Berbeda dengan dua pemuda bernama  Aulia Achmad dan Satria Kinayungan yang tak pernah terlintas di pikiran untuk mencari kerja selepas selesai kuliah.

Keduanya malah melanjutkan bisnis kuliner berjualan sandwich yang mereka rintis semenjak bangku kuliah. Saat itu di Aulia dan Satria menjajal Bisnis kuliner sandwich. Dengan target pasarnya teman-teman mereka di satu universitas di Tangerang. Bermodal tidak sampai Rp 500 ribu, keduanya berjualan sandwich dengan memakai sistem preorder, lalu mengirimkannya satu per satu.

Dalam Bisnis kuliner sandwich ini Setiap pagi mereka berdua mengantar dagangan sandwich-sandwich yang sehari sebelumnya sudah dipesan. Dulu mereka cuma pakai roti tawar, dan belanja berdua, lalu buat sandwich juga berdua. Itu kita sudah bisa untung yang lumayan dengan membandrol harga Rp 5.000/potong.

Setelah itu, dikarenakan sibuk urusan skripsi, Bisnis kuliner sandwich sempat berhenti. Baru setelah lulus kuliah, mereka berkesempatan melanjutkannya lagi. Mereka menambah personil baru, yaitu Yohanes Ladita Patriyoso (Yosho), serta Mandala Putra yang. Di tangan 4 pemuda ini, Bisnis kuliner sandwich digarap dan dikembangkan menggunakan label dagang Sandwich Attack.

Sandwich racikan mereka ini dibanderol harga Rp 20.000/per potong. Setiap hari lebih 50 sandwich terjual. Tidak hanya sandwich, dijual juga aneka minuman ringan. Melalui bisnis ini, mereka dapat meraup omzet sampai Rp 50 juta setiap bulannya.