Mitos Kesehatan Tentang Kuku

Manusia memiliki sebuah bagian keras yang lunak di bagian luar tubuh yakni adalah kuku. Kuku terbuat dari zat kitin dan merupakan bagian tubuh yang terus tumbuh meskipun sudah mengalami penuaan. Di Indonesia, ada mitos bahwa kunang kunang adalah kuku dari orang mati yang terlepas dari jarinya. Di era modern seperti ini juga masih ada beberapa mitos mengenai kuku, lalu bagaimana dengan mitos kesehatan tentang kuku lainnya? Berikut adalah ulasannya.

mitos-kesehatan-tentang-kukuKuku Menunjukkan Kesehatan Seseorang

Mitos kesehatan tentang kuku ini tidak benar, kuku sama sekali tidak menunjukkan kesehatan seseorang baik yang terlihat pucat putih, pink maupun lebih merah.

Noda putih pada kuku menunjukkan kurang vitamin

Hal ini juga tidak benar, noda pada kuku hanyalah gangguan dari proses pembentukan pada kuku. Sama sekali tidak menunjukkan kekurangan vitamin.

Krim Manicure Menginfeksi Kuku

Mitos kesehatan tentang kuku yang satu ini juga kurang tepat. Karena selama kuku kita sehat atau tidak ada luka yang terbuka, perawatan kuku tidak akan mempengaruhi kesehatan kuku bahkan mungkin akan meningkatkan keindahan kuku seperti membuatnya semakin mengkilap.

Kuku butuh untuk bernafas

Mitos yang satu ini jelas bukan sebuah kebenaran. Asupan oksigen yang diperlukan oleh bagian tubuh kita dihantarkan semuanya oleh darah sehingga jika ada perawatan kesehatan kuku dengan oksigen bisa dibilang itu adalah sebuah kebohongan dan merupakan mitos kesehatan tentang kuku.