Jangan Menaruh Laptop di Paha

Termasuk gemar menaruh laptop di atas paha? Jika ya, sebaiknya segera hentikan kebiasaan itu. Kenapa? hasil riset mengungkap seseorang yang terbiasa menaruh laptop diatas paha ada kemungkinan besar bisa terkena ‘sindrom kulit terbakar’.  Sindrom ini memang tak berbahaya bagi kesehatan langsung namun yang bersangkutan bisa mengalami kulit kemerahan seperti terpanggang sinar matahari.

Di Negara Inggris, seorang anak yang berusia 12 tahun mengalami suatu perubahan warna kulit disekitar pahanya usai bermain game di komputer selama beberapa jam tiap hari pada beberapa bulan terakhir. Dia mengaku biasanya menaruh Laptop di atas pahanya saat bermain game. Kasus lainnya adalah, seorang mahasiswi hukum sedang menjalani pengobatan karena kulitnya tampak belang-belang. Dan diduga juga karena kebiasaan yang sama.

Selain karena pemanasan yang sumbernya dari mesin laptop, bakteri juga turut berperan. Bahkan dalam kasus yang tergolongkan parah, perubahan warna kulit ini dapat menyebabkan kanker. Mereka tidak menyebut penggunaan laptop langsung yang menyebabkan kanker ini, namun lebih baik bagi seseorang agar tidak menaruh laptop diatas paha.  Kulit yang rusak itu seperti akibat sudah berjemur di bawah terik matahari.

Menanggapi kasus menaruh laptop di atas paha tersebut, vendor laptop seperti Apple, HP dan Dell mengaku sudah memperingatkan konsumennya agar tidak bersentuhan secara langsung serta berlama-lama. Peringatan ini diperkuat hasil riset beberapa tahun lalu yang menyebut penggunaan laptop di atas paha dari pria bisa menyebakan suhu skrotum ataupun kantung kemaluan dapat memanas. Secara logikanya, panas menyebabkan adanya penurunan produksi sperma yang bisa berujung kemandulan.