Hal ini yang akan Terjadi Jika Bumi Datar

Ilmu pengetahuan populer selalu menerangkan bahwa Bumi berbentuk seperti bola. Meski tidak bulat sempurna, terdapat tekanan pada sepanjang sumbu kutub ke kutub sehingga ada tonjolan di daerah khatulistiwa. Namun, bagaimana bila hal yang diajarkan pada kita salah, ternyata Bumi itu datar layaknya piring, bukanlah bulat? Apakah ada perbedaannya untuk kita?

Pendapat tentang Bumi itu datar ini sudah ada sejak dulu kala. Namun Seorang matematikawan Yunani Kuno membuktikan bahwa bumi itu bulat, bukanlah datar. Dialah Pythagoras di Abad ke-6 Sebelum Masehi, sebagai pencetus awal ide tersebut.

“Seandainya Bumi tak bulat namun datar seperti piring memiliki kepadatan dan ketebalan tepat, hidup di tengah-tengahnya akan terasa sangat normal (seperti yang kita semua rasakan saat ini),” menurut Michael Stevens, di serial Vsauce YouTube, ┬áKehidupan di bumi akan berpusat di tengah-tengah Bumi. “Tapi, jika kita bergerak ke tepian, gravitasi pada piringan Bumi tidak simetris, condong, dan mendorong semakin kuat.”

Video itu juga menunjukkan, Jika Bumi itu datar apa yang nantinya terjadi bila seseorang berlari menuju ke tepian Bumi. Rasanya layaknya menaiki tangga yang amat curam. Mungkin tidak sampai membuat mati, tapi dia pastilah amat kelelahan serta didera kekhawatiran akan terpelanting ke belakang atau ke tengah planet bumi.

Stevens juga menambahkan seseorang tidak mungkin jatuh dari piringan Bumi. Berkat adanya gaya gravitasi. Dia pun menambahkan, ujung dunia itu berbentuk datar. Dekat angkasa, jadi orang yang ada di sana seperti terbang dengan pesawat.