Fakta Minum Obat dan Susu

Minum obat ketika sakit adalah keharusan supaya tubuh kembali ke posisi normal yaitu sehat. Meskipun tak semua penyakit dapat diobati, sudah jadi sugesti sebagian orang jika obat adalah perantara penyembuhan paling ampuh. Ada mitos yang beredar luas yaitu bahaya minum obat setelah minum segelas susu.  Mari kita lihat Fakta Minum Obat dan Susu.

Fakta Minum Obat dan Susu. Ketika meminum obat, tubuh butuh waktu yang cukup untuk bisa melarutkan lalu menyebarkan melalui aliran darah supaya efek nya bisa menyembuhkan pada bagian yang sakit. Jika obat yang kita minum bertemu kalsium dari susu maka proses dari penyerapan obat akan terganggu jadi akan kehilangan efektifitasnya.

Fakta Minum Obat dan Susu selanjutnya, saat kita minum obat dengan susu maka efek dari obat akan hilang karena telah dinetralisir oleh susu. Untuk bisa menghilangkan efek negatif dari susu yang menghambat penyerapan dari obat, berikan jangka minimal 2 jam sebelum kita minum obat. Hal ini berlaku jika kita ingin menikmati susu setelah kita mengkonsumsi obat.

Selain susu ada beberapa minuman lain yang haruslah dihindari sebelum kita meminum obat.

Kopi

Adanya kandungan kafein kopi bisa berbahaya bilaa dikonsumsi secara berlebih.

Teh

Adanya zat tanin di teh bisa menghambat penyebaran obat menuju seluruh bagian tubuh karena zat ini bisa mengikat senyawa aktif pada obat yang kita minum.

Alkohol

Bagi yang suka menikmati makanan atau minuman yang mengandung alkohol, hati-hati ketika minum obat demam. Kandungan parasetamol di obat tersebut dapat mengakibatkan pendarahan lambung dan kerusakan hati.