Cara Menghitung Usia Kehamilan

Cara-Menghitung-Usia-KehamilanPara ibu hamil sebaiknya mengetahui bagaimana cara menghitung usia kehamilan, sebab hal tersebut berguna agar sang ibu dapat lebih maksimal dalam menjaga kandungannya. Pada dasarnya ada 2 cara yang biasanya digunakan untuk menghitung usia kehamilan, yaitu cara manual dan cara yang digunakan dalam dunia kedokteran yang biasanya menggunakan alat tertentu seperti USG.

Cara perhitungan usia kehamilan yang dilakukan dokter atau bidan memang sangat dianjurkan sebab lebih akurat, namun tak ada salahnya bila sang ibu hamil juga dapat menghitung usia kehamilannya sendiri secara manual. Cara perhitungan manual dengan menggunakan bantuan rumus pun sebenarnya tergolong cukup simple. Berikut ini ada dua cara mudah dalam menghitung usia kehamilan :

Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Bila anda ingin menghitung usia kehamilan dengan cara ini, maka pastikan bahwa anda termasuk wanita yang memiliki siklus menstruasi normal (28-30 hari). Menghitung usia kehamilan dengan cara ini, maka anda perlu menggunakan rumus Neagele, yang dapat juga digunakan untuk menghitung hari perkiraan persalinan.

Cara penggunannya, tambahkan 7 pada tanggal pertama dari menstruasi anda yang terakhir, kemudian kurangi bulannya dengan 3 dan tambahkan 1 pada tahunnya. Namun perlu diingat, karena bulan seperti Januari hingga Maret tidak bisa dikurangi 3 maka yang perlu anda lakukan adalah menambahkan 9 pada bulan-bulan tersebut, tetapi untuk tahunnya tidak perlu ditambah 1.

Contoh :

Bila HPHT anda adalah 12 Agustus 2015, maka :

12 -08 – 15
+     –    +
7     3    1

19 – 05 – 16 (Tanggal tersebut adalah tanggal perkiraan persalinan/kelahiran)

Bila taksiran tanggal tersebut benar, maka untuk menghitung usia kehamilan maka anda hanya perlu menghitung setiap tanggal 19, itu artinya pada tanggal 19 September, usia kandungan anda sudah menginjak satu bulan dan begitu seterusnya hingga usia kehamilan mencapai 9 bulan, dan untuk hari perkiraan lahir (HPL) sebaiknya anda memberi tenggang waktu masing-masing 7 hari, baik itu sebelum 7 hari ataupun setelah 7 hari.

Tinggi Puncak Rahim

Bila anda ingin menghitung usia kehamilan dengan cara ini, maka yang perlu anda lakukan adalah meraba puncak rahim yang menonjol di dinding perut. Awal penghitungannya dimulai dari tulang kemaluan hingga puncak rahim, dengan kata lain cara ini mengharuskan anda untuk mengukur jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim.

Contohnya, bila jarak dari tulang kemaluan hingga puncak rahim mencapai 15 cm maka usia kehamilan anda 15 cm. Menghitung usia kehamilan dengan cara ini juga dapat dilakukan denganjari tangan. Setiap kenaikan 3 jari tangan maka itu artinya usia kehamilan anda telah bertambah 3 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *